Michan's Bookshelf

Generasi 3G
Membongkar Jamaah Islamiyah : Pengakuan Mantan Anggota JI
ga-gi-gu Gigi
Drunken Monster: Kumpulan Kisah Tidak Teladan
Drunken Molen: Kumpulnya Kisah Tidak Teladan
Drunken Mama: Keluarga Besar Kisah-kisah Non Teladan
Drunken Marmut: Ikatan Perkumpulan Cerita Teladan
Kata Hati
Joker: Ada Lelucon di Setiap Duka
Bintang Bunting
Kedai 1001 Mimpi: Kisah Nyata Seorang Penulis yang Menjadi TKI
Arigatou, Nippon: Sebuah Cerita Tentang Jepang
My Sister's Voice
Room
Perkara Mengirim Senja
Cado-cado: Catatan Dodol Calon Dokter
Cado-Cado Kuadrat
Cado Cado 3 - Susahnya Jadi Dokter Muda
Asoi Geboi Bohai
GOKIL! Sebuah Kompilasi Kedodolan


Mita Supardi's favorite books »

amor escrito

Bukan tentang kemarin yang tidak bisa terulang, bukan juga untuk besok yang penuh dengan kecemasan, tapi aku ada untuk hari ini, memberi hidup untuk hidup, dan melakukan yang terbaikku untuk hari ini." —Mita Michan Supardi

  • 23rd April
    2014
  • 23

Berbuat Baik pada Tempatnya

Bukan cuma sampah. Berbuat baik juga harus pada tempatnya, alias tepat sasaran. Eits, ini nggak bertujuan bikin kita insecure berbuat baik, ya. Namun, sering kali ada situasi yang membuat kita jadi rugi sendiri. 

Niatnya mau berbuat baik, eh malah jadi kayak senjata makan tuan. Kan males banget, ya.

Berbuat baik ketika kita benar-benar mampu. Hal pertama yang harus dilakukan adalah mengukur diri dulu. Pertimbangkan beberapa langkah ke depannya kita akan ‘aman’ atau malah jadi jatuh. 

Berbuat baik yang membabi buta itu sangat nggak disarankan. Apalagi kalau salah sasaran. 

Misalnya, orang yang kita bantu itu (kelihatannya) susah. Padahal sebenarnya kesusahan yang orang tersebut alami adalah sebuah risiko yang dianya sendiri sudah tahu jelas. Otomatis, harusnya si Risk-taker itu tahu kalo kesusahan yang dia alami itu adalah efek samping dari sesuatu yang dia rencanakan akan menjadi “hadiah” buat dia sendiri nantinya. 

Contoh mudahnya adalah ketika si A, anak sekolahan, pas tanggal tua, dia ikutan seret keuangannya. Uang jajan sudah menipis dan dia jarang menabung. Terus ada si B, yang jumlah uang jajannya sama dengan si A. Di saat tanggal tua, dia juga menipis. Bedanya dia menipis, tapi masih rajin menabung buat beli laptop—misalnya. 

Karena si B ngeluh duitnya menipis, si A pun iba dan memberikan sedikit uangnya dari uang jajannya yang tersisa. Si B (yang nggak tahu diri ini), awalnya sok-sok menolak, tapi ujungnya sih diterima juga pemberian si A. 

Ah, jelas, dong. In the end yang hidupnya selamat itu si B. Karena dia memanfaatkan kebaikan si A. Dan si A cuma gigit jari, karena telat tahu kalau kejadian “ngeluhnya” sih B ini adalah bagian dari strategi mereka bertahan hidup. 

So, think again. Kalau superberlebih, dipersilakan banget buat bantuin yang susah. Asal kita jangan jadi susah karena bantuin mereka yang “susahnya dibikin sendiri”. 

Decide it and take your own risk.

- Mita M. Supardi

  • 17th April
    2014
  • 17
  • 14th April
    2014
  • 14
  • 14th April
    2014
  • 14
  • 8th April
    2014
  • 08
Terkadang, ada hal yang perlu kamu simpan di sudut terdalam sebuah ruangan yang terkunci. Sesekali boleh dilihat, lalu tinggalkan saja lagi.
Amor Escrito
  • 8th April
    2014
  • 08

D-1 Election Day

"Udah, sih, golput aja."

Mendengar seorang teman saya ngomong gitu, saya langsung bilang, “Nggak mau, ah. Rugiii….” 

Meskipun sekarang saya bekerja yang jauh dari dunia per-HUBUNGAN INTERNASIONAL-an dan isu politik dalam dan luar negeri, tapi bukan berarti bisa cuek sama soal pemilihan umum. *tsaaaah*

Bekerja, bayar pajak, dan memanfaatkan fasilitas umum. Ya nggak afdol kalo kita nggak ikutan milih “wakil” kita di gedung “nyaman” itu, toh?! 

Sebenarnya H-1 pemilu ini saya dilanda kegamangan tingkat kecamatan. Karena belum tahu siapa yang akan dipilih dan bagaimana prosedur ikut pemilu dengan KTP domisili Bandung.

OK. Sampai tadi kegelisahan soal prosedur identitas dan lokasi pemilu itu saya lempar ke Twitter. Dan… seperti biasa. Masyarakat Twitter pasti bisa menjawabnya. (Padahal, sih, saya bisa aja nge-googling dulu. Hahahaha.)

Jawabannya adalah bisa.

Read More

  • 4th April
    2014
  • 04
  • 4th April
    2014
  • 04
  • 4th April
    2014
  • 04
  • 2nd April
    2014
  • 02
  • 2nd April
    2014
  • 02
  • 2nd April
    2014
  • 02
  • 17th March
    2014
  • 17

when nugget meets sushi home-made a la michan.

yes, this is it. a yummy breakfast for my BF.

  • 17th March
    2014
  • 17
suatu hari, bersama obrolan yang terputus-putus karena doi lagi syuting. 

ah, harus ketemu lagi nih buat ngobrol, nad~ hihihi

suatu hari, bersama obrolan yang terputus-putus karena doi lagi syuting.

ah, harus ketemu lagi nih buat ngobrol, nad~ hihihi

  • 3rd March
    2014
  • 03

HEARTBREAKERS: Boyband Fiktif yang Terlahir

"OK, jadi menurut hasil polling, nama boyband-nya jadi HEARTBREAKERS, ya!" ucap saya di depan rapat redaksi.

Kira-kira momen itu terjadi setahun lalu.

HEARTBREAKERS adalah sebuah boyband fiktif yang terlahir untuk menjadi tokoh utama dalam novel berseri. Awalnya saya hanya asal sebut saja kalo mau bikin novel serial tentang boyband. Eh tapi setelah dipikir-pikir, kenapa juga nggak direalisasikan. 

Maka, jadilah pada suatu rapat redaksi GagasMedia, saya mengajukan ide tersebut. Setelah (kira-kira) membuat konsepnya selama seminggu, redaksi pun menyambut baik. 

Konsep dimatangkan. Meski tidak sealot ngematengin rendang juga, sih. Sampailah pada pertanyaan; “Siapakah yang akan menulis serial ini?”

Dari ngobrol-ngobrol dengan teman-teman redaksi, akhirnya saya memilih sederatan nama untuk diajukan. Dan… terpilihlah Clara Canceriana sebagai salah satu dan penulis buku pertama untuk novel seri HEARTBREAKERS ini. 

Lalu, rapat demi rapat pun terjadi. Isinya untuk mendiskusikan proyek ini. Tidak hanya Clara, saya pun ditemani oleh dua penulis terpilih untuk serial ini, yaitu Fei dan Lia. Mereka yang akan menulis buku kedua dan ketiganya. 

Tidak terlalu banyak kendala ketika kami berdiskusi. Malahan cenderung fun banget. Karena ternyata kami ber-empat punya antusiasme yang sama (baca: suka sama boyband ^^) 

14 Februari 2013 - 14 Februari 2014

Setahun pun berlalu dan tepat buku pertama dari serial ini pun lahir. 

Heart Attack

Nih, buat yang penasaran. Silakan nonton book trailer-nya >